Deretan yang ketiga dari depan dinamakan tiang panjang yang mewakili dan melambangkan kemampuan pemimpin, cendikiawan Minangkabau dalam mengorganisir, memimpin, menciptakan, memberi, menjaga dan melindungi stabilitas, persatuan dan kesatuan kerajaan dalam semua aspek kehidupan, deretan Tiang Panjang juga dinamakan tiang Simajolelo.
The third row is called a “tiang panjang” that represents and symbolizes the ability of leaders, scholars Minangkabau in organizing, directing, creating, providing, maintaining and protecting the stability, unity and the unity of the kingdom in all aspects og life. It also called “tiang Simajolelo”.