Bentuk Tiang Simajolelo itu lebih kecil dari Tunggak tuo, ukirannya juga berbeda dengan tonggak tuo jumlahnya sekita 15 buah berderet memanjang sejajar dengan tonggak tuo. Pada ruang antara tiang Simajolelo bernama Labuah Gajah, berupa ruang lepas yang digunakan untuk bermusyawarah. Biasanya pada bagian Labuah Gajah adalah tempat duduk para penghulu. Dibelakang tiang Simajolelo itu terdapat pula deretan tiang yang condong keluar seluruhnya dalam adat tiang itu dinanamakan tiang dalam.
English description is not available.