MASJID RAYA RAO-RAO

Lihat Hotel/Penginapan Kalender Event
Deskripsi / Description

        Masjid Raya Rao-Rao dibangun pada tahun 1916 dipelopori wali nagari Rao-Rao waktu itu, yaitu : Abdurrahman Dt.Majo Indo bersama pemuka masyarakat lainnya. 

       Masjid Raya Rao-Rao memiliki tempat khusus azan pada sebuah menara setinggi 20 meter.  Di bagian tengahnya ada sebuah tiang yang disebut dengan tonggak tuo dengan falsafah bapucuak bulek baurek tungga  yang juga mencerminkan adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah.

       Masjid tua ini memang sangat unik, antik dan menarik.  Di sekeliling dinding bagian dalam ada kaligrafi yang indah, ada dua lemari antik yang tinggi dan menempel ke dinding seperti halnya jendela. Tapi yang paling unik adalah mihrab atau podiumnya yang terbuat dari beton dengan tempelan kaca berbentuk mozaik sehingga berkilat dan bercahaya terkena sinar lampu. 

       Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI telah menjadikan Masjid Raya Rao-Rao sebagai benda cagar budaya berdasarkan Peraturan Menbudpar RI Nomor : PM.05/PW.007/MKP/2010 tanggal 8 Januari 2010 yang ditandatangani oleh Menbudpar RI, Ir. Jero Wacik, SE.           


Destinasi Wisata Lainnya

@diskominfotd-2022