PACU JAWI

Lihat Hotel/Penginapan Kalender Event
Deskripsi / Description

Pacu berarti lomba kecepatan dan Jawi maksudnya Sapi atau Lembu. Di Sumatera Barat sapi biasa disebut dengan Jawi. 

 Pelaksanaan alek pacu jawi di Kabupaten Tanah Datar dilaksanakan secara bergiliran pada empat kecamatan.  Acara dilakukan di sawah milik masyarakat setelah selesai masa panen dan tempatnya tidak tetap pada satu lokasi saja.   Dalam satu masa perlombaan, jumlah jawi yang berpacu mencapai 500 hingga 800 ekor. 

Adapun jawi terbaik adalah jawi yang dapat berjalan lurus tidak miring dan tidak melenceng ke mana-mana.  Jadi yang dinilai bukan hanya kencang larinya dan bukan bentuk struktur tubuhnya saja. Filosofinya jawi saja harus berjalan lurus apalagi manusia. Dan manusia yang bisa berjalan lurus tentu akan tinggi nilainya, itulah pemenangnya.

 

-

Pacu means speed race and Jawi means Cow or Ox. In West Sumatra, cows are commonly referred to as Jawi.

 The implementation of alek pacu jawi in Tanah Datar Regency is carried out in turns in four sub-districts. The event is held in the community's rice fields after the harvest period is over and the place is not fixed in one location only. In one race period, the number of jawi racing reaches 500 to 800 tails.

The best jawi is the jawi that can walk straight, not tilted and not stray anywhere. So what is judged is not only the speed of running and not the shape of the body structure. The philosophy is that the jawi must walk straight, let alone humans. And humans who can walk straight will certainly have a high value, that's the winner.

 


Destinasi Wisata Lainnya

@diskominfotd-2022